BATU BARA — Pendidikan karakter tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Sebagian nilai kehidupan justru tumbuh melalui pengalaman, kebersamaan dan tanggung jawab.
Semangat tersebut terlihat dalam Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka Kwaran Sei Balai periode 2026–2029 di UPT SMPN 1 Sei Balai, Rabu (30/9/2026).
Musran diikuti 55 Gugus Depan. Dalam forum tersebut, Azrah Aryadana terpilih sebagai Ketua Kwaran Sei Balai masa bakti 2026–2029.
Musyawarah merupakan proses pendidikan tersendiri. Peserta belajar mendengar pandangan, menghormati perbedaan, menyusun kesepakatan dan menerima keputusan bersama.
Nilai tersebut memiliki relevansi dengan pembentukan karakter generasi muda.
Pramuka tidak hanya berbicara tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya terdapat pendidikan mengenai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan dan kepedulian.
Karena itu, Musran dapat dimaknai sebagai bagian dari proses panjang pendidikan manusia.
Apa yang dibicarakan dalam sebuah forum mungkin selesai dalam satu hari. Namun nilai yang dipelajari dapat dibawa jauh lebih lama dalam kehidupan.
